trending_up

Harga Jelai Dunia hari ini

Nama perdagangan internasional: BARLEY

Grafik — Harga Jelai Dunia

Kurs: 1 USD = 18.089 IDR

Barley (Canada), feed, Western No. 1, Winnipeg Commodity Exchange, spot, wholesale farmers' price

tune Data utama

Harga tertinggi dalam 1 tahun trending_up

166.20 USD/mt pada 01/11/2025. Harga saat ini lebih rendah remove166.20 USD/mt (0.00%).

Harga terendah dalam 1 tahun trending_down

162.80 USD/mt pada 01/07/2026.

summarize Ringkasan — Harga Jelai Dunia

Selama 1 tahun terakhir, Harga Jelai Dunia berkisar dari 162.80 USD/mt (01/07/2026) hingga 166.20 USD/mt (01/11/2025).

Secara historis, Harga Jelai Dunia mencapai level tertinggi 265.69 USD/mt pada 01-08-2012 dan level terendah 73.13 USD/mt pada 01-01-2000.

Riwayat harga (USD/mt)

1 tahun
Waktu Harga (USD/mt) % Perubahan
07/2026 162.80 -0.18%
06/2026 163.10 -0.61%
05/2026 164.10 -0.12%
04/2026 164.30 -0.18%
03/2026 164.60 -0.12%
02/2026 164.80 -0.24%
01/2026 165.20 -0.36%
12/2025 165.80 -0.24%
11/2025 166.20 -0.42%
10/2025 166.90 -

Pertanyaan yang sering diajukan tentang Harga Jelai Dunia

Di pasar internasional, Jelai diperdagangkan dalam satuan mt dan dikutip dalam USD.

Jelai termasuk dalam kelompok komoditas Produk Pertanian. Ini adalah salah satu kelompok komoditas yang paling umum diperdagangkan di bursa komoditas dunia.

Harga jelai dipengaruhi oleh banyak faktor kompleks, terutama seputar dinamika penawaran dan permintaan di pasar global, serta faktor makroekonomi dan geopolitik.

  • Faktor Penawaran: Produksi jelai global adalah faktor kunci. Kondisi cuaca buruk seperti kekeringan, banjir, atau suhu ekstrem di wilayah produksi utama (misalnya: Uni Eropa, Rusia, Australia, Kanada, Ukraina) dapat mengurangi hasil dan kualitas, sehingga memperketat pasokan. Luas tanam, biaya produksi (pupuk, bahan bakar), dan tingkat stok akhir juga berdampak langsung pada pasokan.
  • Faktor Permintaan: Permintaan utama berasal dari industri pakan ternak dan industri pembuatan bir (jelai malta). Pertumbuhan industri peternakan global, terutama di pasar negara berkembang, akan mendorong permintaan. Harga biji-bijian pengganti seperti gandum dan jagung juga mempengaruhi keputusan penggunaan jelai sebagai pakan. Permintaan dari industri bir bergantung pada selera konsumen dan pertumbuhan ekonomi.
  • Kebijakan dan Geopolitik: Kebijakan pertanian, subsidi, tarif, atau tindakan pembatasan ekspor-impor oleh negara-negara besar dapat mengubah arus perdagangan. Konflik geopolitik, terutama di wilayah pengekspor utama seperti Laut Hitam, dapat mengganggu rantai pasokan, meningkatkan biaya pengiriman, dan menciptakan ketidakpastian harga.
  • Faktor Makroekonomi: Nilai tukar USD (satuan harga jelai) mempengaruhi daya beli negara pengimpor. Harga energi yang tinggi dapat mendorong biaya transportasi dan produksi, sementara inflasi dan suku bunga juga berdampak pada biaya inventaris dan investasi.

Prakiraan harga Jelai (Barley) dalam periode mendatang menunjukkan bahwa pasar mungkin terus mengalami fase volatilitas, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor fundamental dan teknis.

Mengenai analisis fundamental, pasokan Jelai global berada di bawah tekanan dari faktor geopolitik, terutama situasi ekspor dari wilayah Laut Hitam (Ukraina, Rusia) yang merupakan sumber pasokan utama. Gangguan apa pun dalam rantai pasokan atau perubahan kebijakan ekspor dapat mendorong harga lebih tinggi. Selain itu, kondisi cuaca di wilayah produksi utama lainnya seperti Uni Eropa, Australia, dan Kanada juga memainkan peran penting; kekeringan yang tidak biasa atau hujan lebat dapat memengaruhi hasil dan produksi. Dari sisi permintaan, permintaan dari industri pakan ternak dan pembuatan bir global tetap menjadi pendorong utama. Pemulihan ekonomi global yang lambat atau penurunan dapat membatasi permintaan ini, sementara pertumbuhan yang kuat dapat mendukung harga.

Dari sudut pandang analisis teknis, harga Jelai saat ini mungkin berfluktuasi dalam saluran tertentu. Level support dan resistance kunci perlu dipantau dengan cermat. Jika harga menembus level resistance utama, tren kenaikan dapat diperkuat. Sebaliknya, penembusan level support dapat menandakan koreksi turun. Indikator teknis seperti Moving Average (MA) dan Relative Strength Index (RSI) akan memberikan sinyal lebih lanjut tentang momentum pasar, menunjukkan apakah harga akan terus bergerak menyamping, naik sedikit, atau terkoreksi.

Secara keseluruhan, prakiraan harga Jelai cenderung mempertahankan sensitivitas terhadap berita geopolitik, laporan cuaca, dan situasi penawaran-permintaan global. Meskipun ada kemungkinan volatilitas jangka pendek, tren jangka panjang akan bergantung pada kemampuan untuk menstabilkan pasokan dari pasar utama dan pemulihan permintaan yang berkelanjutan. Para trader harus bersiap menghadapi volatilitas dan memantau perkembangan pasar secara ketat untuk membuat keputusan yang tepat.