trending_up

Harga Jelai Dunia hari ini

Nama perdagangan internasional: BARLEY

Grafik — Harga Jelai Dunia

Kurs: 1 USD = 18.089 IDR

Barley (Canada), feed, Western No. 1, Winnipeg Commodity Exchange, spot, wholesale farmers' price

tune Data utama

Harga tertinggi dalam 15 tahun trending_up

265.69 USD/mt pada 01/08/2012. Harga saat ini lebih rendah remove265.69 USD/mt (0.00%).

Harga terendah dalam 15 tahun trending_down

80.40 USD/mt pada 01/05/2020.

summarize Ringkasan — Harga Jelai Dunia

Selama 15 tahun terakhir, Harga Jelai Dunia berkisar dari 80.40 USD/mt (01/05/2020) hingga 265.69 USD/mt (01/08/2012).

Secara historis, Harga Jelai Dunia mencapai level tertinggi 265.69 USD/mt pada 01-08-2012 dan level terendah 73.13 USD/mt pada 01-01-2000.

Riwayat harga (USD/mt)

15 tahun
Waktu Harga (USD/mt) % Perubahan
07/2026 162.80 -0.18%
06/2026 163.10 -0.61%
05/2026 164.10 -0.12%
04/2026 164.30 -0.18%
03/2026 164.60 -0.12%
02/2026 164.80 -0.24%
01/2026 165.20 -0.36%
12/2025 165.80 -0.24%
11/2025 166.20 -0.42%
10/2025 166.90 -0.48%
09/2025 167.70 -0.53%
08/2025 168.60 -0.88%
07/2025 170.10 -0.76%
06/2025 171.40 -0.75%
05/2025 172.70 -0.58%
04/2025 173.70 -0.29%
03/2025 174.20 -0.51%
02/2025 175.10 -0.06%
01/2025 175.20 -0.23%
12/2024 175.60 -0.40%
11/2024 176.30 -0.45%
10/2024 177.10 -0.73%
09/2024 178.40 -0.89%
08/2024 180.00 -1.32%
07/2024 182.40 -1.25%
06/2024 184.70 -0.97%
05/2024 186.50 -0.85%
04/2024 188.10 -1.05%
03/2024 190.10 -1.20%
02/2024 192.40 -1.33%
01/2024 195.00 -1.22%
12/2023 197.40 -1.30%
11/2023 200.00 -1.14%
10/2023 202.30 -0.83%
09/2023 204.00 -1.07%
08/2023 206.20 -1.67%
07/2023 209.70 -0.99%
06/2023 211.80 -0.56%
05/2023 213.00 -0.61%
04/2023 214.30 -0.19%
03/2023 214.70 -0.37%
02/2023 215.50 -0.09%
01/2023 215.70 -0.05%
12/2022 215.80 -0.05%
11/2022 215.90 +0.37%
10/2022 215.10 +1.13%
09/2022 212.70 +2.90%
08/2022 206.70 -0.24%
07/2022 207.20 +0.34%
06/2022 206.50 -14.03%
05/2022 240.20 +1.39%
04/2022 236.90 +39.27%
03/2022 170.10 +2.84%
02/2022 165.40 +1.60%
01/2022 162.80 +1.24%
12/2021 160.80 +1.07%
11/2021 159.10 +0.76%
10/2021 157.90 +0.51%
09/2021 157.10 +30.81%
08/2021 120.10 +1.61%
07/2021 118.20 +2.78%
06/2021 115.00 +4.17%
05/2021 110.40 +6.67%
04/2021 103.50 +4.97%
03/2021 98.60 +4.01%
02/2021 94.80 +4.98%
01/2021 90.30 +5.49%
12/2020 85.60 +3.26%
11/2020 82.90 +2.98%
10/2020 80.50 +0.12%
09/2020 80.40 +0.00%
08/2020 80.40 +0.00%
07/2020 80.40 +0.00%
06/2020 80.40 +0.00%
05/2020 80.40 -29.97%
04/2020 114.80 +0.00%
03/2020 114.80 +0.00%
02/2020 114.80 +0.00%
01/2020 114.80 +0.00%
12/2019 114.80 +0.00%
11/2019 114.80 +0.00%
10/2019 114.80 +0.00%
09/2019 114.80 -14.96%
08/2019 135.00 -9.58%
07/2019 149.30 +0.00%
06/2019 149.30 +0.00%
05/2019 149.30 +9.46%
04/2019 136.40 +14.24%
03/2019 119.40 +0.00%
02/2019 119.40 +0.00%
01/2019 119.40 +0.00%
12/2018 119.40 +0.00%
11/2018 119.40 +0.00%
10/2018 119.40 +0.00%
09/2018 119.40 -6.50%
08/2018 127.70 -2.44%
07/2018 130.90 +0.00%
06/2018 130.90 +0.00%
05/2018 130.90 +0.00%
04/2018 130.90 +0.00%
03/2018 130.90 +1.39%
02/2018 129.10 +6.08%
01/2018 121.70 +1.50%
12/2017 119.90 +10.61%
11/2017 108.40 -25.24%
10/2017 145.00 +0.00%
09/2017 145.00 +0.00%
08/2017 145.00 +3.57%
07/2017 140.00 +1.45%
06/2017 138.00 +0.00%
05/2017 138.00 +0.73%
04/2017 137.00 +0.00%
03/2017 137.00 +1.48%
02/2017 135.00 -3.31%
01/2017 139.62 -1.68%
12/2016 142.00 +5.91%
11/2016 134.07 +1.18%
10/2016 132.50 -2.21%
09/2016 135.50 -1.81%
08/2016 138.00 -10.96%
07/2016 154.98 -9.62%
06/2016 171.48 -0.63%
05/2016 172.57 +0.33%
04/2016 172.00 -2.70%
03/2016 176.77 -5.65%
02/2016 187.35 +1.13%
01/2016 185.25 -1.11%
12/2015 187.33 -0.41%
11/2015 188.10 +1.68%
10/2015 185.00 +0.39%
09/2015 184.29 -9.00%
08/2015 202.51 -4.86%
07/2015 212.86 +4.76%
06/2015 203.19 +3.96%
05/2015 195.45 -4.88%
04/2015 205.48 +8.05%
03/2015 190.18 +0.60%
02/2015 189.05 +0.53%
01/2015 188.05 +6.36%
12/2014 176.81 +11.64%
11/2014 158.37 +26.29%
10/2014 125.40 +1.58%
09/2014 123.45 -8.25%
08/2014 134.55 -0.66%
07/2014 135.45 +2.13%
06/2014 132.62 -9.05%
05/2014 145.82 +7.28%
04/2014 135.93 +4.92%
03/2014 129.55 +2.41%
02/2014 126.50 -5.14%
01/2014 133.36 -10.62%
12/2013 149.21 -1.84%
11/2013 152.00 +0.83%
10/2013 150.75 -11.28%
09/2013 169.93 -10.09%
08/2013 189.00 -11.68%
07/2013 214.00 -7.00%
06/2013 230.11 -0.60%
05/2013 231.49 +0.80%
04/2013 229.65 -4.21%
03/2013 239.75 +1.16%
02/2013 237.00 +1.57%
01/2013 233.32 -3.96%
12/2012 242.94 -3.62%
11/2012 252.07 -0.33%
10/2012 252.91 -1.30%
09/2012 256.24 -3.56%
08/2012 265.69 +4.86%
07/2012 253.38 +7.02%
06/2012 236.76 -1.13%
05/2012 239.46 +0.96%
04/2012 237.17 +6.46%
03/2012 222.79 +4.40%
02/2012 213.40 +1.35%
01/2012 210.56 -0.81%
12/2011 212.27 +0.39%
11/2011 211.46 +1.25%
10/2011 208.85 -

Pertanyaan yang sering diajukan tentang Harga Jelai Dunia

Di pasar internasional, Jelai diperdagangkan dalam satuan mt dan dikutip dalam USD.

Jelai termasuk dalam kelompok komoditas Produk Pertanian. Ini adalah salah satu kelompok komoditas yang paling umum diperdagangkan di bursa komoditas dunia.

Harga jelai dipengaruhi oleh banyak faktor kompleks, terutama seputar dinamika penawaran dan permintaan di pasar global, serta faktor makroekonomi dan geopolitik.

  • Faktor Penawaran: Produksi jelai global adalah faktor kunci. Kondisi cuaca buruk seperti kekeringan, banjir, atau suhu ekstrem di wilayah produksi utama (misalnya: Uni Eropa, Rusia, Australia, Kanada, Ukraina) dapat mengurangi hasil dan kualitas, sehingga memperketat pasokan. Luas tanam, biaya produksi (pupuk, bahan bakar), dan tingkat stok akhir juga berdampak langsung pada pasokan.
  • Faktor Permintaan: Permintaan utama berasal dari industri pakan ternak dan industri pembuatan bir (jelai malta). Pertumbuhan industri peternakan global, terutama di pasar negara berkembang, akan mendorong permintaan. Harga biji-bijian pengganti seperti gandum dan jagung juga mempengaruhi keputusan penggunaan jelai sebagai pakan. Permintaan dari industri bir bergantung pada selera konsumen dan pertumbuhan ekonomi.
  • Kebijakan dan Geopolitik: Kebijakan pertanian, subsidi, tarif, atau tindakan pembatasan ekspor-impor oleh negara-negara besar dapat mengubah arus perdagangan. Konflik geopolitik, terutama di wilayah pengekspor utama seperti Laut Hitam, dapat mengganggu rantai pasokan, meningkatkan biaya pengiriman, dan menciptakan ketidakpastian harga.
  • Faktor Makroekonomi: Nilai tukar USD (satuan harga jelai) mempengaruhi daya beli negara pengimpor. Harga energi yang tinggi dapat mendorong biaya transportasi dan produksi, sementara inflasi dan suku bunga juga berdampak pada biaya inventaris dan investasi.

Prakiraan harga Jelai (Barley) dalam periode mendatang menunjukkan bahwa pasar mungkin terus mengalami fase volatilitas, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor fundamental dan teknis.

Mengenai analisis fundamental, pasokan Jelai global berada di bawah tekanan dari faktor geopolitik, terutama situasi ekspor dari wilayah Laut Hitam (Ukraina, Rusia) yang merupakan sumber pasokan utama. Gangguan apa pun dalam rantai pasokan atau perubahan kebijakan ekspor dapat mendorong harga lebih tinggi. Selain itu, kondisi cuaca di wilayah produksi utama lainnya seperti Uni Eropa, Australia, dan Kanada juga memainkan peran penting; kekeringan yang tidak biasa atau hujan lebat dapat memengaruhi hasil dan produksi. Dari sisi permintaan, permintaan dari industri pakan ternak dan pembuatan bir global tetap menjadi pendorong utama. Pemulihan ekonomi global yang lambat atau penurunan dapat membatasi permintaan ini, sementara pertumbuhan yang kuat dapat mendukung harga.

Dari sudut pandang analisis teknis, harga Jelai saat ini mungkin berfluktuasi dalam saluran tertentu. Level support dan resistance kunci perlu dipantau dengan cermat. Jika harga menembus level resistance utama, tren kenaikan dapat diperkuat. Sebaliknya, penembusan level support dapat menandakan koreksi turun. Indikator teknis seperti Moving Average (MA) dan Relative Strength Index (RSI) akan memberikan sinyal lebih lanjut tentang momentum pasar, menunjukkan apakah harga akan terus bergerak menyamping, naik sedikit, atau terkoreksi.

Secara keseluruhan, prakiraan harga Jelai cenderung mempertahankan sensitivitas terhadap berita geopolitik, laporan cuaca, dan situasi penawaran-permintaan global. Meskipun ada kemungkinan volatilitas jangka pendek, tren jangka panjang akan bergantung pada kemampuan untuk menstabilkan pasokan dari pasar utama dan pemulihan permintaan yang berkelanjutan. Para trader harus bersiap menghadapi volatilitas dan memantau perkembangan pasar secara ketat untuk membuat keputusan yang tepat.